August 12, 2022
Seri Balap Mount Gay Round Barbados Menghadirkan Kondisi Karibia

Seri Balap Mount Gay Round Barbados Menghadirkan Kondisi Karibia

Seri Balap Mount Gay Round Barbados Menghadirkan Kondisi Karibia – Keadaan melaut di hari ke-3 dan paling akhir dari Coastal racing di Mount Gay Round Barbados Lomba Seri kembali pas dengan angin semilir, cahaya matahari yang berkilau, dan pelintasan yang ada di perairan pirus yang meriah dari pantai selatan.

Seri Balap Mount Gay Round Barbados Menghadirkan Kondisi Karibia

mountgayrumroundbarbadosrace – Keadaan angin semilir, walau sedikit kurang berangin dari hari kemarin, masih mengusik beberapa crew, mengetes crew dan perlengkapan sampai batasannya. Antara korban hari itu merupakan Beneteau 40 kreasi Steven Ginger Spirit of Venus yang bertubrukan dengan Hobye 21 kreasi Ben Armstrong.

Untungnya tidak ada yang cedera tapi Buckeroo Too, Hobye, alami kerusakan yang memaksakan ke-2 perahu mundur dari adu cepat. Dalam gagasan paling depan di kelas Racing Reichel Pugh 78 dari Inggris, John Wilson, alami ketidakberhasilan gigi, yang mengakibatkan gantung sepatu.

Sesudah mengawali hari dengan point serupa di pucuk laskar dengan Ralph Johnson’s Beneteau First 53 Rapajam, ada segala hal buat dimainkan pada balapan paling akhir dari seri ini.

Akan tetapi, pada jarak 15 mil di sejauh pantai selatan, jib Gagasan berserah. Clint Brooks, kapten, mengaku itu merupakan perasaan kecewa besar tapi menyaksikan segi bagusnya, untung itu terjadi saat sebelum Balap Barbados Perputaran besar hari Selasa, yang adalah dalih khusus mereka ada di cara itu.

Baca Juga : Yang Perlu Kalian Ketahui Tentang Mount Gay Round Barbados Race Series 

“Amat membuat patah arang ini hari karena tack fitting untuk headsail tidak berhasil yang memungkinkannya jib naik ke atas tuff luff, sesudah naik itu menarik keluar tuff luff. Lantas reng pada bagian atas jib kecil yang kami pakai terbang ke belakang dan membuat lubang di monitor khusus. Kami awalannya berpikiran kami bakal meneruskan di bawah khusus cuma ke pertanda selanjutnya yang tak jauh dan lantas menaikkan layang-layang menantang arah angin,

Rapajam, di lain sisi, mempunyai hari yang berhasil kembali, dengan 14 team yang tangguh dimulai dari umur empat sampai 74 tahun – mendemokan bagaimana memadankan balap yang serius dengan kesenangan yang serius.

Sesudah memenangi adu cepat tempo hari, mereka ingin mengulang-ulang perform mereka, itu merupakan yang mereka kerjakan. Mereka tak hanya menang kembali ini hari, tapi juga dengan empat point, mereka memenangi seri kelas keseluruhnya dari J/105 Peter Lewis – Whistler – yang usai dengan 8 point.

Johnson (74) Nakhoda Rapajam, memberi komentar: “Kami mempunyai team rekan dan keluarga yang bagus dan semua individu bergembira di kapal ini. Ditambahkan angin tak pernah bertiup di bawah 10kts di Barbados, jadi ditanggung adu cepat yang apik.” Peter Gilkes, navigator, menambah: “Kami amat getun Idea harus gantung sepatu ini hari karena kami mempunyai awalnya yang bagus sama mereka dan dengan mereka di pertanda angin. Mereka tak betul-betul bisa lolos ketimbang kami dan kami rasa, lumayan serius kami mampu menumbangkan mereka pada saat yang pas, jadi bakal lebih bagus untuk menyaksikan apa itu yang ada.”

Santa Cruz 52 Tom Slade Renengade dari AS merengkuh kemenangan lain ini hari di kelas Cruising, menumbangkan British Sigma 36 – Selamat Pagi – David Onyon dengan satu angka dalam hasil keseluruhnya. Sedangkan itu, Mike Krimholtz dan team Dragon Magis Dufour 38 harus senang ada di posisi ke-3 keseluruhannya sesudah seri yang amat stabil.

Di kelas Non-Rated David Spieler dan team lokalnya di Leonora – Beneteau 47 – menuntaskan hattrick kemenangan ini hari untuk amankan kemenangan kelas keseluruhannya, menumbangkan sama-sama Barbados Bill Tempro di My Mistress – Bavaria 46. Perahu yang lain patut disebut ialah Ten Seven – Catalina 40 dari Ian Hickling – yang cetak tempat ke-2 yang mengagumkan ini hari. Team dari Barbados Cruising Klub melaut dengan bagus dan hasil adu cepat terakhirnya menaikkan mereka ke peringkat tiga keseluruhannya dalam seri ini.

Laskar J/24 terus hasilkan beberapa adu cepat paling dekat dengan beberapa transisi dan rotasi status untuk jaga adu cepat masih tetap menarik selama seharian. Robert Povey dan team di Hawkeye melakoni adu cepat pertama kali yang apik dan sukses menumbangkan Tim Stimulane di garis depan, dengan team Sugar Beach Attitude dari St Lucia yang stabil meluncur dengan bagus, ambil posisi tiga.

Akan tetapi, pada adu cepat ke-2 dan paling akhir dari balapan tersebut, pada maraton satu kaki di sejauh pantai selatan, pimpinan tadi malam Ian Mayers dan team di Banks Esperanza yang maju dan pimpin laskar menempuh garis di finish, yang cukup buat amankan kemenangan seri keseluruhnya dengan 13 point. Pada tempat ke-2 keseluruhannya ialah Neil Burke di Stimulane, sedangkan Team Hawkeye harus senang di posisi tiga.

Dengan 3 kemenangan untuk dihitung, pelaut katamaran lokal Bryn Palmer, ambil kemenangan keseluruhnya dari kelas Multihull yang melaut dengan RC30 – Silver Bullet-nya. Ia mengharap untuk menjaga rekor multihull di Round Barbados Lomba di hari Selasa.

Sesudah 3 hari adu cepat yang melawan dan hari pemula esok, beberapa crew mengoptimalkan keramahan lokal malam hari ini di Barbados Cruising Klub dan Barbados Yacht Klub. Aktivitas esok terhitung tour penyulingan Rum Gunung Gay di Brandons St Michael pada pagi hari, dan perjalanan untuk melihat laga polo di Club Polo Barbados yang populer pada sore hari.

Share this: