March 5, 2021
Keindahan Kampung Para Satria di Kaki Gunung Slamet Tempat Wisata Seru

Keindahan Kampung Para Satria di Kaki Gunung Slamet

Keindahan Kampung Para Satria di Kaki Gunung Slamet

Keindahan Kampung Para Satria di Kaki Gunung Slamet
Tempat Wisata Seru

Keindahan Kampung Para Satria –  Tempat wisata di Banyumas sangat beragam. Dari bersantai di objek alam terpopuler di sekitar Baturaden, hingga mendaki gunung tertinggi kedua di Jawa, Gunung Slamet. Salah satu yang membuatnya istimewa adalah Museum Jenderal Sudeman.

Kabupaten Banyumas merupakan bagian dari Kecamatan Budaya Banyumasan yang berkembang di Jawa Tengah bagian barat. Bahasa yang digunakan adalah Banyumasan yang merupakan dialek bahasa Jawa yang sangat berbeda dengan dialek bahasa Jawa standar.

Banyumas memiliki banyak ksatria pada masa itu. Di klasik, ada Adi Pati Wirasaba, Joko Kaiman, dll. Kemudian pada masa Perang Kemerdekaan ada Jenderal Sudeman, Jenderal Gato Sproto, Sonny Hassono, Hasel Hardy Broto, Sopajo Rostam, Sorno dan lainnya. Hal tersebut membuat kauaten ini layak dijuluki kota Satria

Seni musik tradisional Banyumas juga memiliki keunikan dibandingkan dengan seni musik Jawa lainnya. Calun adalah alat musik yang terbuat dari bambu, diletakkan di atas bambu dan dimainkan dengan perkusi. Banyumas yang terbuat dari bambu oolong mirip dengan gamelan jawa.

Kabupaten Banyumas melewati jalan nasional yang menghubungkan kota Tegal-Purwokerto. Ada juga jalan dari Bandung ke bagian selatan Yogyakarta-Surabaya. Kabupaten ini juga memiliki jalur KA Jakarta-Cirebon-Pwowoto-Yogjakarta-Sulabaya di selatan. Stasiun Purwokerto merupakan stasiun terbesar di Jawa Tengah bagian barat.

1. Loka Wisata Baturraden

Loka Wisata Baturraden
Hargatiket.com

mountgayrumroundbarbadosrace – Lokawisata Baturaden Banyumas merupakan tempat wisata yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga karena anak-anak maupun orang dewasa dapat menikmati berbagai fasilitas hiburan. Letaknya di kaki Gunung Slamet yang menyejukkan udara di kawasan wisata Baturaden.

Di beberapa tempat berbeda, pengunjung resor Banyumas ini dapat menikmati beberapa pertunjukan kesenian daerah, seperti Kentongan, Karon, Ebig / fairing kuda, musik tradisional, dll. Di beberapa sudut terdapat berbagai fasilitas dan mainan berbayar, seperti Teater Alam.

The Nature Theater merupakan pesawat Foxer 28 milik Garuda Indonesia, sehingga bagi yang belum pernah menggunakan pesawat dapat mencoba fasilitas ini. Biasanya film pendek tentang alam Indonesia diputar, bukan film box office Hollywood.

Lokawisata Baturraden memiliki kolam renang yang luas dengan berbagai wahana. Kolam renang bisa dimainkan oleh anak-anak dan orang dewasa. Jika Anda membawa anak-anak, tersedia juga kolam renang anak khusus.

Pengunjung tempat wisata Banyumas yang tidak ingin berenang bisa bersantai di danau ini sambil menikmati pemandangan. Jika merasa bosan, Anda bisa mencoba sepeda air bebek di danau. Selain itu, menonton dan memberi makan ikan juga tak kalah menyenangkan di sini.

2.Air Panas Pancuran Telu

Air Panas Pancuran Telu
wisata banyumas – blogger

Pancuran Telu adalah pemandian air panas terdekat di kompleks Baturraden. Tempat wisata Banyumas ini hanya berjarak 500 m dari pintu masuk Lokawisata Baturraden. Sedangkan jarak ke Pancuran Pitu kurang lebih 2,5 kilometer.

Selain bisa leluasa berendam di kolam dangkal terbuka, pengunjung resort Banyumas ini juga bisa merasakan hangatnya pancuran Telu. Air panas mengalir dari kamar mandi di sana. Kamar mandi diisolasi dengan bilik. Disebut telu shower karena awalnya hanya ada tiga pancuran air panas di tempat ini.

Ada air terjun kecil yang indah dengan air dingin mengalir di sekitar area pancuran Telu Baturraden. Anak tangga di sisi kiri air terjun kecil ini merupakan jalur awal pendakian melewati kawasan hutan Perhutani menuju Pancuran Baturraden Pitu.

Kandungan senyawa belerang pada pancuran air panas Telu Baturaden diyakini dapat menghaluskan kulit melalui perendaman. Air yang ada di objek wisata Banyumas dipercaya dapat membantu menyembuhkan eksim dan rematik.

Baca Juga : Tempat wisata di Pemalang Bernuansa Alam dan bikin Memukau

3.Telaga Sunyi

Telaga Sunyi
Explorewisata

Nama tempat wisata Banyumas ini ternyata memiliki asal usul. Telaga Sunyi sering dijadikan tempat untuk bertapa atau menyendiri. Tujuannya tidak lain untuk mencari ketenangan batin dan memburu ilmu kanuragan. Dari situlah nama tersebut bergema hingga saat ini.

Telaga Sunyi Baturaden dikelilingi bebatuan di sekitarnya. Ada pula tebing yang di tengahnya mengalir air jernih. Aliran air ini berasal dari sumber mata air di Gunung Slamet. Di sekitar telaga, terdapat pepohonan hijau yang terdiri dari pohon damar dan pinus.

Sementara air di dalam kolamnya bening dan menyegarkan. Pengunjung dapat melihat dasarnya, saking jernihnya. Telaga berwarna biru tosca ini memiliki kedalaman hingga 3 meter. Tempat ini biasa dijadikan tempat untuk berenang juga snorkeling hingga ke dasar. Sementara pemandangan di dasarnya juga tak kalah menawan.

Konon, jika seseorang berkata kotor di area tempat wisata Banyumas ini, akan ada makhluk halus yang mendorong sampai ke dasar sungai. Ada juga mitos yang membuat pasangan akan berpisah setelah cekcok di sini. Terlepas dari mitos tersebut, sebagai wisatawan kita memang harus menjaga sopan santun dan menghindari berkata kasar.

4.Curug Ceheng

Curug Ceheng
Purwokerto Guidance

Daerah Baturaden Banyumas terkenal dengan perjalanan ke Chikulug. Karena di kawasan wisata Banyumas banyak terdapat wisata air terjun dan anda bisa menikmati pemandangan panorama yang menakjubkan. Curug Ceheng adalah salah satunya.

Lokasi Air Terjun Ceheng berada di Desa Gandatapa, jaraknya 7,4 kilometer dari Baturaden. Wisata air terjun ini sangat spesial, pengunjung akan dapat menikmati pedesaan dan pegunungan yang indah.

Jarak dari gapura menuju tempat wisata Banyumas yang berupa air terjun sekitar 500 meter. Jalur menuju air terjun merupakan jalur melalui jalur menurun. Di beberapa bagian, pagar bisa dijadikan pegangan tangan. Jalannya berada di tebing curam setinggi 70 meter.

Curug Ceheng cocok untuk yang suka fotografi. Air terjun yang tingginya sekitar 15 meter ini memiliki pemandangan yang sangat indah. Adanya di tengah hutan dan perkebunan, membuat suasana tenang, ditambah dengan pepohonan dan tumbuhan khas pegunungan, merupakan perpaduan yang istimewa.

 

Baca Juga : 6 Tempat Wisata di Banyuwangi yang Harus di Kunjungi

 

5. Curug Jenggala

Curug Jenggala
Daka Tour

Curug Jenggala, sebuah air terjun di kawasan Baturaden, belakangan ini menjadi tempat wisata populer bagi remaja di Banyumas. Foto tempat wisata Banyumas ini banyak beredar di media sosial seperti Facebook, Instagram dan Twitter.

Awalnya Curug Jenggala bernama Curug Tempuan. Dinamakan demikian karena Curug Jenggala merupakan hasil pertemuan beberapa sungai. Setelah masyarakat mengetahui potensi wisata air terjun tersebut, melalui musyawarah mufakat desa, nama air terjun tersebut akhirnya diberi nama Curug Jenggala.

Di resor Banyumas ini, item paling populer adalah dek kayu berbentuk hati. Dek kayu cantik ini berada tepat di depan air terjun. Lokasi dek kayu sangat cocok untuk berfoto atau selfie.

Selain itu, Curug Jenggala masih menikmati pemandangan alam dan pepohonan yang masih gelap menambah suasana romantis di sekitar Curug Jenggala. Curug Jenggala sendiri memiliki 3 buah air terjun yang disusun berdampingan.

6. Museum Panglima Besar Jendral Sudirman

Museum Panglima Besar Jendral Sudirman
Purwokerto Guidance

Monumen dan Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman juga menjadi salah satu tempat wisata sejarah di Banyumas. Lokasinya persis di sebelah timur Jembatan Sungai Logva yang merupakan pintu masuk Kota Purwokerto dari arah barat.

Monumen objek wisata Banyumas memiliki dua lantai. Di lantai bawah, menceritakan sejarah perjuangan ketika Panglima Tertinggi Soedirman mendapatkan kembali Yogyakarta sebagai ibu kota Indonesia dari koloni Belanda.

Di lantai dua ada patung Jenderal Sudeman duduk di atas kuda. Patung ini terbuat dari perunggu dengan berat 5,5 ton dan tinggi 4,5 meter.

Pertama, cerita sejarah dengan menggunakan foto di lantai basement. Saat ini telah diganti dengan diorama dengan informasi berikut. Penggantian ini memungkinkan pengunjung untuk mencatat sejarah periode tersebut dengan lebih jelas.

Di bawah patung penunggang kuda Jenderal Soedirman terdapat relief yang diukir dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia tahun 1945. Di belakang patung itu terdapat lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila.

7. Masjid Saka Tunggal

wikipedia

Banyumas terletak di lembah tempat pertemuan dua gunung di desa Cikakak, dan masih berdiri kokoh di Masjid Baitussalam atau yang lebih terkenal lagi Masjid Saka Tunggal. Masjid ini menjadi objek wisata di Banyumas, dan masyarakat meyakini masjid ini sudah dibangun ratusan tahun lalu.

Struktur unik masjid ini berupa tiang penyangga berukuran 40 x 40 cm dan tinggi sekitar 5 meter. Tiang ini membuat masjid tegak dan menopang langit-langit atau Uwanger masjid. Pilar hijaunya ditutupi dengan ukiran bunga dan tumbuhan serta dilindungi oleh kaca.

Bagian dalam masjid dihiasi dengan dinding bambu bermotif ketupat, sepanjang 15 x 17 meter. Angin sepoi-sepoi bertiup ke jendela, dan matahari menyinari ruangan.

Kawasan wisata Banyumas ini terletak sekitar 30 kilometer sebelah barat Purwokerto dan memiliki suasana alam yang damai. Kedamaian dan kesejukan di sekitar Masjid Saka Tunggal semakin terasa tentram saat mulai memasuki halaman.

Di lereng bukit yang penuh dengan pepohonan, dan banyak terdapat kera ekor panjang (Macaques) yang hidup di alam liar, namun mereka tetap dapat hidup berdampingan dengan masyarakat sekitar, yang menambah perasaan bahwa orang tidak dapat bergerak cepat dari tempat tersebut.

8. Goa Maria

Goa Maria
vissitig jogja

Gua ini dibangun di atas bukit yang sebelumnya tandus. Pembangunan gua Maria Kaliori dimulai pada tanggal 15 Agustus 1989. Gua wisata banyumas ini berada di dalam kawasan ziarah seluas 5,6 hektar dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas sholat.

Resor wisata ini sangat sibuk dan merupakan tempat ziarah umat Katolik di bulan Desember. Jika berada di Purwokerto, untuk mencapai Gua Maria Kaliori hanya perlu berkendara sejauh 20 kilometer.

Meski goa Maria ini digunakan sebagai tempat ziarah umat Katolik, namun goa ini merupakan obyek wisata yang dibuka untuk umum. Sebagai salah satu tempat ziarah terlengkap, tempat wisata religi ini memiliki beberapa fasilitas penunjang.

Ini kuilnya. Makam Yusuf (Yoseph), uskup dan pastor, Rosary Rosary Park, gereja, toko suvenir Mary Cave, Way of the Cross, Tin Hau Chapel, Pilgrim Sanctuary, Confession Room dan Maria Immaculata dapat menampung hingga 150 orang.

Gua Marioa Kaliori tidak hanya merangkum kisah indah di dalamnya, tapi juga menunjukkan ketenangan mutlak yang dibawa oleh pepohonan di lokasinya.

9. Gunung Slamet

Gunung Slamet
wikipedia

Gunung Slamite merupakan gunung berapi dengan ketinggian 3.428 meter yang terletak di wilayah Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga dan Pemalang di Jawa Tengah.

Meski medannya terkenal sulit, Banyumas di Gunung Slame merupakan target pendakian yang sangat populer. Di kaki gunung ini terdapat kawasan wisata Baturraden yang menjadi daya tarik Kabupaten Banyumas karena hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari Purwokerto.

Pos I adalah salah satu dari tiga pos terdepan yang bernaung di Slamet. Banyak pendaki yang langsung menginap di sini saat tiba di Bambangan pada malam hari. Berawal dari Pondok gembirung, setelah perjalanan dilanjutkan ke Walang, medan bisa dikatakan lebih berat dari sebelumnya.

Perjalanan menuju pos di Varang bisa memakan waktu antara 45 menit hingga 90 menit. Tidak ada tempat berteduh setelah perhentian kedua, jadi tidak disarankan untuk menginap disini. Jika terpaksa bermalam di Pos II bisa menampung sekitar 3 atau 4 tenda dan bisa menampung 5 orang.

Jika ingin mendaki objek wisata Banyumas ini, harap hindari bulan Februari. Karena cuaca di bulan itu sangat ekstrim dan memakan banyak korban jiwa. Jika Anda ingin mendaki saat musim kemarau, cobalah membawa air dari Ban Bang An.

10 . Situs Batur Agung

Situs Batur Agung
MerahPutih

Situs Batur Agung luasnya mencapai 1,8 hektar. Dinamakan Situs Batur Agung menurut cerita masyarakat setempat situs tersebut pada zaman dahulu digunakan sebagai pertapaan agung Raden Kamandaka dari Kerajaan Pajajaran.

Situs tempat wisata Banyumas ini sebenarnya merupakan bantuan punden berundak dengan tiga teras. Situs berorientasi utara selatan dengan mengagungkan gunung Slamet yang dianggapnya sebagai tempat persinggahan terakhir bersemayam para arwah nenek moyang.

Di sebelah timur situs tempat wisata Banyumas ini terdapat aliran sungai. Pada masa aktifnya situs ini, sungai itu digunakan sebagai tempat bersuci. Sebelum kemudian menuju ke tempat pemujaan arwah nenek moyang.

Peninggalan yang terdapat di dalam lokasi situs tersebut antara lain 3 buah patung batu dengan bahan dasar batu andesit yang menggambarkan lambang nenek moyang dengan bentuknya sangat sederhana, dengan ukuran rata-rata tinggi 80 cm dan garis tengah 30 cm.

Sebuah batu lumpang yang berbahan dasar batu andesit dengan ukuran tinggi 20 cm, garis tengah 17 cm, tebal 4 cm. Semuanya berada pada teras ketiga yang berfungsi sebagai sarana pelengkap upacara ritual pemujaan pada arwah nenek moyang dan disimpan di dalam bangunan rumah cagar budaya.

11. Pemandian Kali Bacin

Pemandian Kali Bacin
Suara BAnyumas

Mata air panas kalibacin merupakan salah satu lokasi wisata terkenal dan patut dikunjungi saat menjelah tempat-tempat wisata Banyumas. Berdasarkan cerita mulut ke mulut, mata air panas ini memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti tulang, kulit, dan urat saraf.

Karena khasiatnya tersebut, dibangun tempat pemandian umum pada tahun 1892. Lokasi pemandian air panas ini sangat bersih dan asri sehingga tak heran jika banyak pengunjung yang datang untuk berkunjung.

Tempat pemandian ini dinamakan Kali bacin karena kandungan belerangnya yang tinggi. Sehingga dianggap “bacin” atau bau. Padahal, bau yang dimaksud bukan seperti bau tidak sedap. Di tempat ini terdapat tiga pilihan ruang untuk pemandian. Ketiganya disesuaikan berdasarkan manfaatnya yaitu kulit, tulang dan syaraf.

Selain itu, di tempat wisata Banyumas ini adapula kolam kecil yang disediakan untuk anak-anak yang dinamakan kolam keceh. Jika pemandian air blerang pada umumnya terasa panas, lain halnya dengan pemandian Mata air panas kalibacin yang justru terasa dingin seperti air biasanya.

Hal unik inilah yang menjadi daya tarik tempat wisata ini. Tak hanya menawarkan khasiat yang sangat baik untuk kesehatan, tempat pemandian ini juga menyuguhkan pemandangan alam yang indah karena berada dekat dengan sungai Serayu yang terkenal.

Share this: